Kamis, 05 Juni 2014

PERAN AMERIKA SEBAGAI NEGARA ADIKUASA





BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
            Melihat perekonomian di amerika yang berkembang dengan pesatnya,pasca kemerdekaan.kemajuan dibidang industri di bagian utara,dan perkebunan di bagian selatan,mengingat akan dibutuhkanya jumlah tenaga kerja yang tidak sedikit,Namun Perbudakan telah menjadi pembahasan tersendiri dalam sejarah kelam masyarakat Amerika Serikat, Perbudakan dan segala sejarahnya menjadi sebuah dunia tersendiri dalam cermin pribadi Amerika Serikat yang mengaku sebagai Negara paling demokratis di Dunia.oleh kerenanya Perbudakan kulit hitam dengan segala deskriminasinya akan menjadi kenangan yang perlu diketahui semua generasi masyarakat Amerika.

B.     Rumusan Masalah
Adapun beberapa pokok permasalahan yang akan dibahas pada makalah ini diantaranya sebagai berikut:
-          Apa yang melatar belakangi munculnya perbudakan diamerika?
-          Mengapa terjadi perbudakan di amerika serikat?
-          Apa saja yang menjadi faktor penyebab perbudakan di amerika?
-          Bagaimana cara orang amerika memperlakukan budak,terutama budak berkulit hitam?
-     bagaimana berakhirnya perbudakan di Amerika ?


C.    Tujuan
       Tujuan dari makalah ini adalah agar dapat memahami perbudakan diamerika berdasarkan kronologinya,dimulai dari latar belakang,kondisi awal perbudakan,serta hal-hal yang diterima budak terutama budak kulit hitam oleh majikannya,serta mampu menguraikan faktor-faktor penyebab terjadinya perbudakan di amerika, serta dampak yang ditimbulkan akibat perbudakan itu,baik dari segi positif maupun negatifnya.




BAB II
PEMBAHASAN
                                                        
2.1. Latar belakang Perbudakan di Amerika.

Kedatangan orang-orang Inggris ke Amerika disebabkan karena kecintaan mereka akan kemerdekaan . Mereka pindah ke Amerika pada dasarnya ingin meninggalkan peraturan-peraturan keaagamaan, pemerintahan dan kebebasan ekonomi yang selama ini terkekang. Alasan politik yang yang melatarbelakangi kedatangan orang Inggris adalah karena terjadinya kehidupan yang tidak stabil akibat dari tekanan pemerintah Inggris, alasan ekonomi adalah alasan paling kuat bagi orang Inggris untuk pergi mendirikan koloni di amerika sebagai tempat tinggal baru. Para pedagang mempunyai alasan ekonomi yaitu bahwa mereka ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kebanyakan imigran dari Inggris meninggalkan tanah air mereka untuk mendapatkan kesempatan ekonomi yang lebih luas. Alasan agama yang melatarbelakangi kedatangan orang-orang Inggris ke amerika adalah keinginan mereka untuk menjalankan kehidupan keagamaan yang diyakini secara bebas. Pada masa pemerintahan Ratu Elizabeth, dia dapat menyatukan antara kaum Puritan dan Gereja Anglikan. Selama pergolakan agama pada abad 16-17 kaum puritan menginginkan adanya suatu pembaharuan gereja resmi yaitu dengan cara menuntut Protestanisasi menyeluruh terhadap gereja nasional dengan cara penyederhanaan di bidang upacara keagamaan. Namun keinginan tersebut ditolak oleh James I, penolakan tersebut membuat ketegangan antara kaum puritan dan pemerintahan James I yang menyebabkan kaum puritan keluar dari kegerejaan Anglikan. Setelah orang-orang Inggris datang ke Amerika dan mendirikan koloni , maka diperlukan tenaga kerja yang murah dan ulet di bidang perkebunan. Tenaga kerja dari Inggris jumlahnya terbatas sehingga mereka memutuskan untuk mengambil orang-orang negro Afrika sebagai tenaga kasar di perkebunan dan dijadikansebagaibudak.


2.2.Kondisi awal perbudakan di amerika


     Masalah perbudakan yang sampai pada saat itu tidak menjadi perhatian umum.karena pada tahun-tahun awal kehidupan republik ketika negara-negara bagian utara memperjuangkan emansipasi yang sifatnya bertahap bagi para budak.sehingga pemimpin-pemimpin negara mengira bahwa perbudakan akan lenyap.seperti yang dinyatakan washington pada tahun 1786,”ia sungguh-sungguh mendoakan agar adanya penyusunan rencana yang dapat menghapuskan perbudakan secara perlahan-lahan,pasti,dan tidak menyolok.demikian pula hal tersebut diterapkan oleh negarawan selatan terkemuka.seperti jefferson,madison,monroe,dan lain-lain.dengan hal ini,maka banyak orang negara bagian selatan mengira bahwa perbudakan akan berakhir.

2.3.Perbudakan pada bangsa kulit Hitam di Amerika Serikat.
         Budak negro pertama sekali tiba di amerika tahun 1619, sebelum Amerika serikat mendeklarasikan kemerdekaanya. seperti yang telah disampaikan pada penjelasan sejarah Perbudakan di Dunia, budak-budak yang berasal dari benua Hitam itu, sekitar 400.000 dikirim ke koloni Amerika.bahkan bisa dikatakan Amerika lah bangasa Barat yang paling banyak memiliki Budak ada sekitar atau bahkan lebih dari 1/3 dari jumlah budak yang ada di dunia hingga 1825.  namun yang perlu diketahui bahwa sistem perbudakan di Amerika  tidak sama dengan beberapa perbudakan di tempat lain.
2.4. Faktor penyebab timbulnya perbudakan

2.4.1.      Kapas menimbulkan perbudakan
        Faktor utama penyebab timbulnya perbudakan yaitu bangkitnya usaha besar penanaman kapas diselatan yang digalakkan oleh pengenalan jenis-jenis kapas baru,dan oleh penemuan Eli Whitney,yaitu mesin kapas guna menyaring biji dari kapasnya,sehingga revolusi industri tekstil menjadi usaha besar-besaran,dan permintaan atas kapas mentah menjadi meningkat.pembukaan tanah-tanah baru sangat memperluas daerah baru untuk pemeliharaan kapas.sehingga penanaman kapas berkembang secara pesat menyebar dinegara-negara bagian.

2.4.2.      Tebu dan tembakau menimbulkan perbudakan
        Selain kapas,penanaman tebu juga mengembangkan dan memperluas perbudakan,tanah-tanah panas yang subur di lousiana,sebelah tenggara ternyata ideal untuk memelihara tebu yang menguntungkan.pada tahun 1830,negara bagian itu menghasilkan kira-kira separuh persediaan gula seluruh negara.akhirnya penanaman tembakau juga bergerak ke barat,seraya membawa serta perbudakan.

2.5 Cara orang Amerika Serikat memperlakukan Budak.

          Ada cara tersendiri bagi para pemilik budak di Amerika Serikat dalam menjaga para budak kulit hitam. cara yang digunakan adalah dengan membuat si Budak atau menjaga agar si Budak selamanya tidak tahu apapun. pun menanamkan sikap ketergantungan yang berlebih sehingga si Budak tidak dapat benar-benar mandiri, para Budak sangat terbentur dengan hal kemandirian. kebanyakan dari para budak ini memang tidak bisa baca dan tulis.jadi kemungkinan besar jika si Budak ini melarikan diri dia tidak akan mampu berbuat banyak.
Budak  tergantung pada pemiliknya, baik dalam pemberian makanan maupun pakaian, sehingga terpatri dalam benak para Budak apapun yang menjadi kebutuhannya bergantung dan meminta dari pemiliknya, secara garis besar pola yang diterapkan para pemilik budak bagi para budaknya adalah dengan menciptakan pola pikir budak yaitu sebuah kebiasaan untuk sepenuhnya bergantung pada pemiliknya. atau dengan berusaha melatih si budak untuk bekerja namun mencegahnya belajar mengurus diri sendiri. hal ini membuat mayoritas budak tidak mengerti apa-apa kecuali dengan mentaati setiap keinginan pemiliknya.



2.6 Diskriminasi yang dialami para Budak di Amerika

         Keadaan para Budak kulit hitam di Amerika Serikat adalah sebuah keadaan kenyataan sejarah yang penuh dengan Deskriminasi. perlakuan yang kasar juga pembedaan antar ras sudah menjadi hal yang biasa dalam cerita hidup para Budak. Gubernur Connecticut menyatakan bahwa semua anak yang lahir dari budak perempuan kulit hitam adalah terlahir dan tertakdirkan sebagai budak, 13 tahun setelahnya, orang-orang budak kulit Hitam dilarang memiliki tanah di Connecticut.
           Di Kota New York, budak-budak kulit hitam ini dilarang berada di jalanan setelah matahari terbenam. parahnya lagi para Budak ini tidak diperkenankan menjadi  saksi dihadapan siding di Pengadilan.bahkan orang negro dapat dijatuhi hukuman mati tanpa diadili sebelumnya.
2.7 Berakhirnya Perbudakan di Amerika
Sekitar abad 18, orang eropa telah mengekspor 10 juta budak kulit hitam ke amerika utara dan selatan. Bangsa di negara-negara amerika yang pertama-tama menyerang perbudakan yang merajalela dibelahan bumi bagian barat setelah tahun 1600 adalah bangsa amerika pada era revolusi. Hal ini dilakukan untuk berjuang demi kebebasan para budak. Dengan cara mengekang atau memperbudak orang lain adalah tindakan yang tidak adil.
Negara bagian di kawasan utara, tahap demi tahap mengambil kebijaksanaan membebaskan budak-budak negro yang dilaksanakan dengan ketat, kecuali Massachusetts, yang dengan jelas melarang perbudakan sejak 1783. di Virginia menjelang 1790-an, perbudakan masih belum terhapuskan. Kaum kulit putih di kawasan selatan tidak mau hidup berdampingan atas dasar sama rasa dengan penduduk kulit hitam.
Pada awal abad ke 19 pemerintah federal memberlakukan politik untuk memindahkan suku-suku bangsa Indian ke kawasan barat, diluar kawasan yang dihuni oleh kaum perbudakan mendesak supaya kaum kulit putih. Sementara itu, pendukung anti perbudakan mendesak supaya kaum kulit hitam yang sudah bebas dengan sukarela pindah perkampungan ke afrika.
Gerakan anti perbudakan yang dimulai tahun 1830an dan didasarkan hakikat, harkat dan hak asasi manusia yang menyatakan bahwa hubungan darah itu dipandang tidak relevan bagi kewarganegaraan amerika. Lewat perang saudara menghasilkan perubahan undang-undang dasar yang membebaskan budak belian dan menjadikannya warga negara amerika. Pada 1952 suatu ketetapan menyatakan bahwa hak seorang untuk menjadi warganegara amerika serikat melalui naturalisasi tidak boleh ditolak atau dikurangi karena alasan rasial.












Perbudakan dan Rasialisme di Amerika

Sejarah Amerika
Kelas B
Oleh:

Delila Putri S.              120210302098




FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH
UNIVERSITAS JEMBER
2014


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar